RABU 13 NOPEMBER 2019 JADWAL MAULID ADAT BAYAN

Redaksi 17 September 2019 23:28:15 WIB

KARANG BAJO SID. Berdasarkan Kalender Wariga adat Bayan bahwa Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Kuno Bayan oleh masyarakat Adat dari 4 Jamaah Kepembekelan yaitu Bayan Timur, Bayan Barat, Loloan dan Karang Bajo dilaksanakan hari Rabu tanggal 13 Rabiul awal Ton Wau, bertepatan dengan tanggal 16 Rabiul Awal 1441 H, adapun di tempat lain juga sama seperti di Masjid Barong Birak Desa Sambik Elen, Anyar Desa Anyar, Majis Semokan Desa Sukadana dan Masjid Salut Desa Salut yang memiliki masjid Kuno tersendiri.


Kalender Wariga Adat Bayan berbeda dengan kalender Hijeriah, Kalender wariga ini bisa kita tau kapan proses Ritual Adat walau 10 tahun yang akan datang kita bisa tau hari apa kita Maulid Adat sebab punya hitungan tersendiri, untuk lebih jelasnya mari kita hitung sama sama, kalender wariga itu hitungan ton nya ada 8 yaitu ton Alip, Ehe, Jimawal, Se, Dal, Be, Wau dan Jumahir, nah tahun sekarang ini namanya ton wau napsu tonnya 6 di tambah napsu Bulan Rabiul awal 3 jadinya 9 cara menghitungnya mulai dari hari jumaat, maka jatuhnya tanggal 1 Bulan Rabiul Awal Ton Wau itu hari sabtu, hingga tanggal 12 Bulan Rabiul Awal Ton Wau jatuh pada hari Rabu tanggal 13 Nopember 2019.


Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Kuno Bayan oleh Masyarakat Adat Bayan, merupakan suatu ritual perayaan yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan Masyarakat adat terhadap Nabi Muhammad Saw. Dalam pelaksanaan Maulid dinamakan Nyereat. dilaksanakan selama dua hari, yang pertama disebut Kayu Aik Hari Selasa 12 Nopember 2019 , jamaah adat dateng ke dalam Kampu Karang Bajo langsung ke inan menik sambil membawa Jinnah ( Kepeng susuk ) agar dapat nyembek sebagai tanda telah datang, dan ada ke mak lokak gantungan rombong, dan yang kedua disebut Acara Puncak Mulud ( Peraja Mulud ). Jatuh pada hari Rabu tanggal 13 Nopember 2019. ini bagi jamaah wet kepembekelan Karang Bajo semua kumpul di Gubuk Karang Bajo sementara untuk wilayah lain tentunya akan berkumpul di balai adat Pembekel Adat masing masing seperti, Bayan Timur, Bayan Barat, Pelawangan, Karang Salah, Batu gerantung yang merupakan mukim Masjid Kuno Bayan.


Adapun busana yang mereka gunakan adalah kain tenun has bayan, untuk laki laki memakai kain londong abang yang ada rambunya, jika tidak punya kereng londong abang baru pakai kain batik, dodot rejasa dan sapuk batik, untuk perempuan kain londong abang atasnya kain kemben kain batik, jika perusa ikut melakukan proses menutu baru memaki ikat kepala yaitu jong, yang tidak di bolehkan yaitu memakai alas kaki, memakai celana dalam maupun celana luar, memakai baju dalam maupun baju luar, memakai perhiasan seperti anting, kalong dan gelang, memakai jilbab, ibu hamil dilarang masuk dan ibu menyusui. Adapun Hasil bumi yang di bawa oleh masyarakat adat, yang membayar nazar atau serah pesangi, seperti kerbau, kambing, ayam, padi bulu, sayur sayuran mentah, kelapa, kayu, bumbu bumbuan dll.


jadwal hari pertama adalah Kayu Aiq ini ada beberapa prosesi yang dilaksanakan, pada hari Selasa tanggal 12 Nopember 2019 M yaitu :
07.00 – 08.00 Wita Pembuatan (Balen Unggun )Tempat Dedak bahannya dari bambu
08.00 – 09.00 Wita Kegiatan ( Bisok Rantok) Cuci Tempat menutu/menumbuk Padi
09.00 – 10.00 Wita Proses (Ngalu Gerantung )Menjemput Gerantung ke Bayan Barat
10.00 – 15.00 Wita ( Ulek Nyereat ) Masyarakat Adat yang Datang ke Kampu Karang Bajo
15.00 - 17.00 Wita Proses ( Menutu )Menumbuk Padi di Karang Bajo Pake Jong.
17.00 – 18.00 Wita ( Bau Tunggul )Berangkat Mencari Bambu Petung, umbul2 Masjid.
18.00 – 19.00 Wita ( Nyintrang Gerantung )Menganatar Gerantung ke Masjid Kuno
19.00 – 20.00 Wita Proses ( Buang Unggun )Pemusnahan Dedak
20.00 – 21.00 Wita ( Ngengelat )Pasang kain putih sapu lante tembasak di Masjid Kuno
21.00 – 22.00 Wita Pasang ( Umbul Umbul ) Bambu Petung di Masjid Kuno
22.00. – 03.00 Wita ( Temetian )Presean di Halaman Masjid Kuno, Plawangan & kr.bajo

Hari kedua Rabu tanggal 13 Nopember 2019 M. adalah puncak acara yang disebut dengan “Gawe” Peraja Mulud, acara gawe ini ada beberapa macam prosesi yang dilakukan yaitu ;
07.00 - 08.00 Wita Proses(nyembelih) Potong Hewan oleh Kiyai Lebe.
08.00 - 09.00 Wita Proses ( Bisok menik )cuci beras ke Kali Muntur
09.00 –10.00 Wita (mengalu )Jemput Payung Agung dari Bayan barat ke Karang bajo
10.00 –11.00 Wita Proses ( piak Ancak )pembuatan tempat Makanan, masak masak
13.00 –14.00 Wita Proses ( Mengageq )Menyiapkan Makanan
15.00 –16.00 Wita Acara(Praja mulud ) Iringan Payung agung ke Masjid Kuno Bayan dari Bayan Bayat ke Masjid Kuno.
16.00 –17.00 Wita ( Nyintrang Ancak )Membawa Makanan ke Masjid Kuno 4 pembekl
17.00 –17.30 Wita ( Sukuran )Zikir dan do’a oleh Para Kiyai di Masjid Kuno
17.30 -18.00 Wita ( Ngelenangin )ngalu Gerantung dari Masjid kuno ke Karang Bajo
18.00 –18.30 Wita ( Bisok Berugak Agung )Pembersihan berugak Saka enam
18.30 –19.00 Wita Proses ( Majang )Pasang Kain Putih keliling di saka enam
19.00 –20.00 Wita Proses ( Memblonyo )Pembuatan Minyak penawar.
20.00 –21.00 Wita ( Meriap )Zikir dan do’a dipimpin oleh Kiyai Lebe di Karang Bajo
21.00 –22.00 Wita ( Melusut )Buka Kain dan buka umbul-umbul di Masjid Kuno
22.00 –23.00 Wita ( Ngulek ang Gerantung)Pengembalian ke Kampu Bayan Barat
23.00 -24.00 Wita pamitan nyembek, semua pulang kerumah masing masing.


Masi Bingung dengan Gerantung yaitu music tradisional presean, yang alatnya terdiri dari 2 buah gendang, 2 buah gong di sebut gerantung dan 2 pasang terompong yang disebut kelenang ritual Mauliud adat di iringi oleh music tradisional ini selama 2 hari. Bagi masyarakat Lombok yang penasaran dan telah menyaksikan tampilan proses mauled adat bayan pada acara pesona Lombok Sumbawa di mataram minggu lalu dan meraih juara 1 tingkat NTB maka mari untuk lebih pasnya saksikan ke masjid Kuno Bayan.


Harapan kepada masyarakat Adat wet masjik Kuno Bayan yang akan pulang ke gubuknya masing masing agar mempersiapkan kebutuhannya mulai dari sekarang, atau masyarakat Lombok secara umum jika ingin ikut serta mengikuti acara Maulid adat agar menyiapkan diri seperti kain Tenun Londong Abang, Dodot Rejasa dan Sapuk asli yang di ikat sendiri, perlengkapan itu bisa di beli di sekitaran masjid kuno Bayan ( Ardes ).

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Google Translit

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
d' Best Translator

Google Analytics

Lokasi Karang Bajo

tampilkan dalam peta lebih besar