NGASUH GUBUK

Redaksi 26 Juli 2019 21:04:02 WIB

Karang Bajo ( SID). Aman jangan adakah seorang yang di tuakan yang tugasnya bertanggung jawab tentang sayur daging kambing pada acara sreat ngasuh gubuk. Bertempat di RT karang Pinang Dusun Dasan Baro Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan KLU hari senin 8 Juli 2019.


Mengasuh artinya acara ritual adat apabila memasukkan mayat ke kampung tersebut seperti keluarga yang meninggal di Rumah sakit lalu jenazahnya di bawa pulang ke rumah dan di makamkan di TPU atau di kuburan lain maka harus di asuh dengan tujuan agar musibah itu tidak menagih ke keluarga yang ada di lingkungan kampung tersebut. Jika di lalaikan bisa jadi setiap bulan warga di lingkungan tersebut dapat musibah serupa.
Proses ngasuh gubuk mulai dari malamnya yang punya hajat menyilak kiyai untuk memotong kambing pada esok harinya biasanya malam senin dengan berbusana adat sapuk dodot. Lalu hari senin pagi sekitar jam 09.00 wita utusan memjemput kiyai untuk potong kambing dan ayam bertempat pintu gerbang masuk ke mana mayat itu di liwati.


Acara ngasuh gubuk selain periapan yang di doakan oleh kiyai maka dilakukan memipit keliling suteran gubuk. Adapun bahan pemipit itu inan kunyit, akar jemaka, akar kelapa, akar pinang, inan kunyit, beras, daun alu alu, daun anda rusa darah ayam dan darah kambing. Caranya semua bahan itu di kumpulkan jadi 1 di doakan oleh kiyai pada saat periapan sekitar jam.14.00 wita sore.


Periapan ngasuh gubuk itu hanya 2 sampak atau nare sementara kiyai duduk menghadap.ke timur karena acara urip sementara isi sampak itu 1 piring nasi untuk bersua 1 piring serbuk ayam, 1 mangkok daging kambing masak pedis artix tdk di kasi bumbu. 1 mangkok sayur nangka, satu mangkok sayur lebui. 1 mangkok garam. Selanjutnya setelah menu makanan lengkap alias siap saji di naikkan ke berugak
Sebelum acara periapan ngasuh gubuk di.mulai terlebih dahulu salah satu dari tokoh masyarakat mesilak kiyai santri untuk memimpin doa agar musibah tersebut tidak terulang kembali, masyarakat di sekutaran gubuk itu rukun dan damai dan semua yang ada di murahkan rejekinya di jauhkan dari bara bahaya. Baru acara di mulai.


Acara terahir yaitu air pemipit itu di bawa keliling oleh 2 seorang warga untuk mengelilingi lingkungan setelah itu penyerapan beras benang oleh yang punya hajat ke aman jangan.(Ardes ).

Komentar atas NGASUH GUBUK

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Google Translit

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
d' Best Translator

Google Analytics

Lokasi Karang Bajo

tampilkan dalam peta lebih besar