DIKES KLU LAKUKAN SOSIALISASI INTENSIFIKASI K1-K9 KEPADA SEMUA BIDAN SE KEC. BAYAN

Redaksi 23 Mei 2018 08:49:15 WIB

DIKES KLU LAKUKAN SOSIALISASI INTENSIFIKASI K1-K9 KEPADA SEMUA BIDAN SE KEC. BAYAN

Karang Bajo ( SID ). Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara melalui Bidang Pelayanan Kesehatan masyarakat lakukan sosialisasi intensifikasi K1-K9 bagi bumil yang di hadiri oleh semua Bidan se Kecamatan Bayan bertempat di aula Camat Bayan, 21 mei 2018.



Camat Bayan Musripin S.Sos menyampaikan dalam sambutannya bahwa target Pemda KLU yaitu menuntaskan AKINO, kesehatan Ibu dan Anak menjadi penting jangan sampai ada terjadi kematian ibu melahirkan dan jangan ada kasus Gizi Buruk maka tugas kita di desa untuk memantau dan menanggulanginya.

Kematian ibu melahirkan merupakan pukulan Buat kita sebab itu salah satu target RPJM 0% sebab itu upaya pemerintah Daerah pada tahun 2012 KLU pernah AKINO namun setelah itu terjadi kembali ini artinya kita belum maksimal untuk melakukan pantauan dan kurang tanggap.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan KLU, Datu Madiawati. SKM, menyampaikan bahwa Wanita Usia Subur yang telah menyatakan diri sudah tidak menstruasi namun setelah di periksa ternyata positip hamil, ini tugas bidan desa untuk mendampingi.

Bidan harus meliat Pemantauan Wilayah setempat dan kantong persalinan, Pakta di lapangan memang masi ada kasus persalinan di tolong oleh dukun, kadang pasen juga enggan untuk melakukan persalinan ke Nakes alasan malu, hal itu bisa saja terjadi karena selama kehamilan pasen tidak pernah melakukan pemeriksaan begitu juga bidan harus pro aktif untuk mencari ibu yang baru 1 bulan hamil untuk di motivasi agar dia mau lakukan pemeriksaan kehamilannya.

Dikes KLU juga mengupayakan kerjasama dengan kemenag agar melakukan penundaan usia perkawinan artinya mempelai wanita tidak boleh menikah di bawah usia 18 tahun. Ini tujuannya agar tidak terjadi hamil di bawah umur. Begitu juga agar desa dalam membuat surat NA agar mengikuti perbup tentang penundaan usia perkawinan

Bumil wajip memeriksa kehamilannya minimal 4x selama hamil sebab buku Posyandu K1 dan K9 bisa terisi agar kita bisa tau bahwa ibu itu dinyatakan beresiko tinggi atau tidak Bumil mendapat imunisasi, kita menghindari anaknya lahir berat badan kurang jika tinggi badan bayi lahir 48cm di katagorikan lahir stanting. Atau lahir pendek karena kurangnya asupan guzi. Anak yang baru lahir harus mendapatkan ASI ibunya jangan ada lagi anak2 kita Stanting. Permatur dan berat badan lahir rendah.

Pemantauan Bumil Ini menjadi tugas pokok kita selaku Bidan Desa, selaku Kader Posyandu, Pemerintah Desa dan Kepala Dusun agar memantau warganya yang di nyatakan hamil agar melakukan pemeriksaan selama hamil dan jangan sampai ada Bumil yang bersalin di rumah dia harus melakukan persalinan di Poskesdes atau di Puskesmas.

Harapan kita kepada bidan agar tercapainya pelayanan kesehatan ibu bersalin secara terus menerus, bisa maksimal.(Ardes )

Komentar atas DIKES KLU LAKUKAN SOSIALISASI INTENSIFIKASI K1-K9 KEPADA SEMUA BIDAN SE KEC. BAYAN

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Google Translit

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
d' Best Translator

Google Analytics

Lokasi Karang Bajo

tampilkan dalam peta lebih besar