Drama Kolosal Jenderal Soedirman Semarakkan HUT RI

Redaksi 18 Agustus 2015 11:04:36 WIB

Puluhan pelajar SMA Negeri I Bayan dan anggota TNI dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-03 Bayan serta anggota Mapolsek Bayan, 17/8 menggelar drama kolosal perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman mengusir penjajah.

Aksi teaterikal kolaborasi tarian yang berlangung 30 menit tersebut cukup memukau ratusan peserta upacara untuk menyemarakkan peringatan hari ulang tahun ke-70 kemerdekaan RI, yang berlangsung di lapangan umum Desa Anyar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara.

Drama kolosal yang dipandu Kepala Koramil Bayan, Kapten Inf. W.Sulendra, SH.MH,  ini melibatkankan 45 pelajar SMA Negeri I Bayan,  dan anggota TNI – Polri dan Pol PP ini digelar usai upacara resmi kenegaraan. Aksi drama ini sempat membuat penonton yang terdiri para peserta upacara dan masyarakat umum terharu karena menggambarkan perjuangan memperebutkan tanah dari cengkeraman  penjajah Belanda.

Menurut Wayan Sulendra, drama ini   menunjukkan kebesaran Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Diceritakan, hari yang cerah, seperti biasa mayarakat Indonesia sedang melakukan aktivitas. Tiba-tiba datang penjajah Belanda memaksa rakyat bekerja. Dan perintah kerja paksa itupun ditolak oleh rakyat.

Atas penolakan itu membuat penjajah Belanda marah dan langsung menyiksa rakyat Indonesia dan ada yang disiksa sampai meninggal. Ulah penjajah Belanda inipun dilihat oleh salah seorang pemuda dan melakukan perlawanan serta menyampaikan kejadian tersebut kepada Jenderal Soedirman. Kemudian Sudirman bersama para prajurit TNI berhasil mengusir para penjajah lewat pertempuran yang memakan  banyak korban jiwa, baik dari pihak penjajah maupun bangsa Indonesia hingga tercapailah kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Wayan Sulendra menjelaskan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini tak lebih dari untuk membangun semangat cinta tanah air pada generasi muda. Drama kolosal dipilih karena seni tersebut hampir dilupakan masyarakat, ” Selain itu, dengan drama kolosal dapat membawa emosi mereka seolah masuk dalam kondisi sebenarnya. Sehingga semangat nasionalisme akan terus tertanam dalam diri mereka,” jelasnya.

Selain itu lanjut, Sulendra, drana kolosal yang ditampilkan pada HUT RI tahun ini, mengingatkan kepada para generasi muda, bahwa untuk memperebutkan kemerdekaan ini bukan hal yang mudah. Harus diperjuangkan dengan tetasan darah, dan bahkan harta dan nyawa.

Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah. Warganya hidup nyaman dan tentram dengan kehidupan yang berkecukupan dari kekayaan alam. Namun kondisi ini tidak disangka justru menjadi incaran bangsa lain untuk menguasai bumi Indonesia. Sehingga datanglah bangsa lain ke Indonesia untuk menjajah.
 
Untuk membebaskan dari cengkeraman penjajah dibutuhkan perjuangan yang luar biasa. Kaum tua, muda, laki-laki dan perempuan semua ambil peran angkat senjata seadanya untuk mengusir penjajah.  “Dengan gambaran ini, anak muda akan tahu apa yang harus dilakukan dan dikerjakan untuk mengisi kemerdekaan ini,” jelasnya.

Drama kolosal ini membutuhkan proses latihan cukup singkat yaitu selama tiga hari. “Persiapan kita hanya tiga hari, karenanya saya mengucapkan terima kasih kepada kepala SMAN 1 Bayan bersama jajaran serta siswanya yang walaupun  latihan cukup singkat namun penampilannya cukup memukau para penonton”, tandas Wayan Sulendra.

Sementara puncak upacara hari ulang tahun kemerdekaan RI di Kecamatan Bayan berlangsung khidmat ditandai dengan pengibaran merah putih oleh puluhan pelajar SLTA yang tergabung dalam pasukan pengibaran bendera  dengan inspektur upacara camat Bayan, Sahti, Mpd.

Selain drama kolosal, juga digelar berbagai lomba, seperti lomba gerak jalan mulai dari siswa tingkat SD, SMP dan SLTA serta masyarakat umum, karnaval, pentas seni tradisional serta berbagai kegiatan lomba lainnya.  www.suarakomunitas.net

Komentar atas Drama Kolosal Jenderal Soedirman Semarakkan HUT RI

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Google Translit

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
d' Best Translator

Google Analytics

Lokasi Karang Bajo

tampilkan dalam peta lebih besar